Wednesday, 8 October 2014

Cerdas Bermain Video Game



Video game adalah permainan yang menggunakan interaksi dengan antarmuka pengguna melalui gambar yang dihasilkan oleh piranti video. Permainan video umumnya menyediakan sistem penghargaan – misalnya skor – yang dihitung berdasarkan tingkat keberhasilan yang dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ada di dalam permainan. Video game dapat menyihir anak hingga terlena dan lupa waktu. Permainan memiliki sisi baik dan buruk yang perlu menjadi catatan orang tua.

Sisi positif dari video game:

       Cerdas bahasa - Konsentrasi anak-anak meningkat ketika alpha-gelombang otak aktif sehingga membuat informasi lebih mudah diserap. Dengan demikian, kata-kata yang dia ingat lebih mudah terperangkap oleh pikiran anak saat bermain video game.
       Cerdas spasial - Kecerdasan spasial adalah kemampuan untuk berpikir abstrak. Pada anak-anak usia 3-4 tahun yang aktif menggunakan komputer, dengan kegiatan pendukung lainnya peningkatan signifikan dalam berpikir abstrak dan mampu memecahkan masalah untuk menang dengan strategi.
       Cerdas logika dan matematika - Ada tiga hal yang anak-anak pelajari sambil bermain, Untuk memecahkan masalah, kemampuan untuk merespon memahami pola dan masalah serta wawasan pengetahuan berkembang. Dalam permainan, anak akan diminta untuk mengikuti Pelajaran pada game dengan cerita dan logika untuk mengakhiri permainan. Video game mengajar anak-anak konsep-konsep matematika, seperti puluhan, ratusan, ribuan. Dia juga belajar konsep operasi seperti penambahan, pengurangan, besar-kecil dan perkalian.
       Cerdas musik - Musik dan video game tidak bisa dipisahkan. Setiap permainan biasanya disertai oleh beberapa musik dengan ketukan yang semangat, untuk anak-anak yang memiliki bakat musik luar biasa. Selain itu, dalam permainan ada biasanya terdengar seperti "cring-cring" suara koin jatuh waktu dapat poin, sementara memperoleh suara gembar-gembor atau "tetot" jika ada sesuatu yang salah. Bunyian itu untuk menyampaikan anak-anak tentang ekspresi!
       Cerdas intrapersonal - Dalam video game jarang dapat segera menyelesaikan semua tingkat bermain dalam upaya pertama. Biasanya tingkat lebih sulit dari permainan, perlu beberapa kali sebelum akhirnya naik ke tingkat berikutnya. Hal  tersebut menumbuhkan perasaan kompetitif untuk terus bisa naik ke level permainan selanjutnya. Selain itu, anak-anak termotivasi untuk menyelesaikan tantangan game.

Sisi negatif dari video game:
       Cerdas Interpersonal - Video game dapat memikat anak-anak untuk mengabaikan dunia di sekitar, padahal  anak-anak perlu bersosialisasi dengan orang lain.
       Cerdas naturalis. Dalam permainan, mata anak-anak terpaku pada layar di rumah, jadi hanya tinggal di rumah dan melewatkan pemandangan di luar rumah. Meski games yang dia mainkan menampilkan pemandangan alam, anak tidak merasakannya langsung. Dia tidak tahu apa bunga harum atau tekstur kasar dari kulit pohon.
       Cerdas kinestetik. Terlalu banyak bermain video game anak-anak dapat menjadi malas karena duduk terus depan layar. Suatu studi menemukan korelasi antara durasi Video Game seorang anak dapat meningkatkan risiko obesitas.

No comments:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *